Perkuat Implementasi Labkesmas dan Kesiapan Alat InPULS, Loka Labkesmas Pangandaran Lakukan Pendampingan di Jawa Barat dan Banten
Loka Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Pangandaran melaksanakan Kegiatan Pendampingan dan Bimbingan Teknis Pengampuan Implementasi Labkesmas dan Kesiapan Alat InPULS pada 21–23 September 2026 di 6 lokus kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi penyelenggaraan Labkesmas melalui pendampingan dan bimbingan teknis secara langsung di lapangan. Pendampingan mencakup penilaian penyelenggaraan Labkesmas, identifikasi capaian dan kendala, serta pengukuran kesiapan lokasi, sumber daya manusia kesehatan (SDMK), dan sarana pendukung laboratorium, termasuk kesiapan dalam pemenuhan standar peralatan bantuan melalui proyek InPULS.
Kegiatan pendampingan dan bimbingan teknis melibatkan tim Loka Labkesmas Pangandaran yang ditugaskan pada enam lokus kabupaten/kota. Joni Hendri dan Heni Prasetyowati melaksanakan kegiatan di Kabupaten Tasikmalaya, Aryo Ginanjar dan Firda Yanuar Pradani di Kabupaten Sumedang, Hubullah Fuadzy dan Tiarta Cahyaningrum di Kabupaten Tangerang, Arda Dinata dan Joko Srianto di Kabupaten Majalengka, Rohmansyah W.N. dan Rizal Pratama Sulaeman di Kota Sukabumi, serta M. Umar Riandi dan Andri Ruliansyah di Kabupaten Sukabumi. Pembagian lokus tersebut memungkinkan pendampingan dilakukan secara langsung untuk melihat kondisi, kebutuhan, dan kesiapan masing-masing Labkesmas dalam mendukung implementasi penyelenggaraan Labkesmas dan kesiapan alat InPULS.





Salah satu pelaksanaan kegiatan berlangsung di Labkesmas Tingkat 2 Kabupaten Majalengka. Pendampingan dilakukan untuk menilai capaian penyelenggaraan Labkesmas sekaligus mengidentifikasi kendala pada berbagai komponen operasional laboratorium. Tim juga mengukur kesiapan lokasi dan pemenuhan sumber daya manusia kesehatan (SDMK), serta menilai kesiapan Labkesmas dalam memenuhi standar peralatan laboratorium bantuan proyek InPULS. Penilaian tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum tahapan pra-distribusi alat bantuan, sehingga kebutuhan dan aspek yang masih perlu ditindaklanjuti dapat diketahui sejak awal.
Melalui Kegiatan Pendampingan dan Bimbingan Teknis Pengampuan Implementasi Labkesmas dan Kesiapan Alat InPULS, Loka Labkesmas Pangandaran berupaya memperkuat kesiapan Labkesmas di tingkat kabupaten/kota, baik dari aspek penyelenggaraan, SDMK, lokasi, maupun peralatan laboratorium. Hasil pendampingan diharapkan dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi masing-masing lokus dalam memenuhi kebutuhan dan mengatasi kendala yang ditemukan, sehingga implementasi Labkesmas serta dukungan peralatan melalui proyek InPULS dapat berjalan secara optimal.